100 Inovasi Makassar akan Ikuti Kompetisi Pelayanan Publik 2018

LiputNews.com, MAKASSAR – Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB) kembali mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2018 tingkat Nasional.

Pemerintah Kota Makassar, melalui Badan Pengembangan dan Penelitian (Litbang) Kota Makassar akan mengirim lebih 100 inovasi yang selama ini menjadi program unggulan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Kepala Badan Pengembangan dan Peneliatian (Litbang) Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady, mengaku optimis inovasi Makassar dapat menjuarai kompetisi inovasi tingkat nasional yang digelar oleh Kemenpan RB dan selanjutnya mewakili Indonesia dalam kompetisi dunia.

Namun, kata Aryati, saat ini inovasi Makassar masih dalam tahap penjaringan oleh pemerintah kota melalui Badan Litbang, untuk kemudian di submit oleh pihak Kemenpan RB.

“Jadi baru penjaringan kembali, terus mau di coaching (pendampingan) dulu, kalau tidak salah nanti bulan Maret 2018 mendatang, baru ada kepastian inovasi apa saja yang akan di submit, jadi masih ada tahapannya,” jelas Aryati, Senin (12/2/2018).

Lebih lanjut, Aryati mengatakan bahwa dari inovasi yang berjumlah 100 lebih dari setiap masing-masing  SKPD dilakukan pemilaan dahulu, pasalnya diantara ke 100 lebih inovasi yang didaftarkan ada sebagain yang tidak layak diikutkan kompetisi lagi.

Inovasi yang tidak bisa lagi diikutkan dalam kompetisi kali ini, misalnya seperti home care, telemedicine, dongeng keliling (dongkel), sebab inovasi tersebut telah meraih juara.

Selain itu, Pelaksanaan Moda Transportasi Antar Jemput Anak Sekolah (PASIKOLA) masih dalam tahap penjaringan apakah inovasi tersebut bisa diikutkan pada kompetisi kali ini atau tidak, karena inovasi tersebut baru saja mendapatkan penghargaan dari pemerintah Taiwan.

“Tapi nanti kita liat, karena kemarin baru semua masuk dalam tahap sosialisasi, terus ada tahap coaching pertama dan coaching terakhir finalisasi terus disubmit,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Aryati mengaku belum bisa memberi informasi mengenai inovasi apa saja yang berhasil di submit ke (Kemenpan-RB) sebelum tahap tersebut dilalui.

Sekadar diketahui, beberapa hari yang lalu, seusai Sosialisasi Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2018 di Balaikota, Bagian Pelayananan Publik (Kemenpan-RB) Agus Pebriantoro mengatakan bahwa sekitar 100 lebih inovasi dari Pemkot Makassar yang telah didaftarkan, namun belum mengecek inovasi apa saja yang telah didaftarkannya. (Rls/Zbr)

Mungkin Anda juga menyukai