4 Mahasiswa Fakultas Teknik UNM Gagas Alat Pemberian Pakan Ikan Otomatis

Empat mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa yang di laksanakan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi PKM-T menggagas “PAPAKINOTO (Pemberian pakan Ikan Otomatis)”.

Tim yang beranggotakan Sri Wahyuni, Mudarris, Siti Rezki Ayusnin, dan Ambo Askar dan dibimbing oleh Dr.Satria Gunawan Zain,S.Pd.,M.Pd ini berupaya untuk meningkatkan Produksi dan Efisiensi waktu budidaya ikan tawar masyarakat Belawa Kabupaten Soppeng.

Diketahui, dari data Badan Pusat Statistik Kabupaten Soppeng 2015, produksi perikanan budidaya kolam pada Tahun 2015 mencapai 3.272,5 ton. Jenis ikan yang diproduksi meliputi ikan nila, mas, sepat, tawes, bawal, gabus, dan lain-lain.

Muddaris mengungkapkan dalam Press rilis yang diterima redaksi portalmakassar.com “PAPAKINOTO merupakan inovasi pemberian pakan ikan bagi masyarakat di Kabupaten Soppeng. Metode yang digunakan dalam pemecahan permasalahan yang dihadapi pengusaha tambak adalah penerapan teknologi pemberian pakan secara otomatis dan penyuluhan tentang pengelolaan tambak yang baik. Teknologi pemberi pakan otomatis dapat menghasilkan efisiensi pengelolaan tambak udang” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, Metode untuk mendapatkan teknologi pemberi pakan otomatis dilakukan dengan membuat perancangan dan desain teknologi yang memanfaatkan mikrokontroler sebagai kendali otomatis pemberian pakan, motor penggerak dan sumber listrik. Sumber listrik berasal dari dua alternatif yaitu sel surya dan sumber listik PLN.

Sehingga, dengan adanya alat ini di kalangan peternak pada Masyarakat Soppeng mampu membantu dan meningkatkan efisiensi pemberian pakan ikan tanpa menggunakan tenaga manusia dan beralih kepada teknologi yang lebih efisien.

“Harapan kami dari tim PKM (froneer Squad) dengana alat ini dapat membantu Masyarakat terutama pemilik tambak agar dapat meningkatkan produksi ikan dan tidak lagi memerlukan tenaga yang banyak untuk pemberian pakan,” harap mahasiswa angkatan 2015 ini.

H. Kahar salah satu pemilik tambak di Kabupaten Soppeng mengapresiasi hasil karya mahasiswa UNM ini, ia mengaku snagat terbantu dengan adanya inovasi tersebut.

“Dengan adanya alat ini kami sangat terbantu dalam pemberian pakan ke tambak saya, harapan saya kedepannya alat ini dapat di produksi agar para pemilik tambak bisa terbantu dan mengurangi tenaga dalam pemberian pakan,” ungkapnya.

Mungkin Anda juga menyukai