Kuota CPNS Pemkot-Pemprov Tunggu SK Kemenpan RB

Penulis : | Editor : bhair

LiputNews.com, MAKASSAR – Beberapa daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) termasuk di Kota Makassar diberikan kesempatan untuk membuka pendaftaran atau pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BK-PSDM) Kota Makassar dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu surat keputusan (SK) Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI terkait rencana pendaftaran dan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Sekretaris BK-PSDM Makassar, Basri Rakhman mengaku, telah menerima banyak informasi terkait rencana pusat untuk membuka pendaftaran serta pengangkatan CPNS tahun 2018 ini.

Hanya saja, pendaftaran CPNS di sebagian daerah di Indonesia khususnya di Kota Makassar belum secara resmi diumumkan. Pasalnya SK resmi dari pusat belum diedarkan dan diterima Pemerintah Kota Makassar.

“Informasinya tahun ini, tapi kepastian waktu pelaksanaan belum jelas kapan, karena belum ada surat putusan yang kami terima. Kami masih menunggu SK dari pusat,” aku Basri Rakhman, Sabtu (30/6).

Adanya pendaftaran dan pengangkatan CPNS, tambah Basri, tentu sangat membantu pemerintah kota dalam meningkatkan SDM sesuai yang dibutuhkan. Selain itu, membantu meningkatkan kesejahteraan pegawai-pegawai yang terangkat menjadi PNS.

Di lingkup Pemerintah Kota Makassar sendiri mengalami kekurangan SDM berstatus PNS pada bidang pendidikan dan kesehatan. Usulan pengangkatan pegawai berstatus PNS telah lama diajukan ke pusat dengan jumlah 1.300 orang. Jumlah yang diusulkan ke pusat berdasarkan dari hasil analisis beban kerja.

“Pegawai berstatus sebagai PNS di lingkup Pemerintah Kota Makassar memang sangat kurang, jadi kemarin-kemarin kita selalu mengusulkan untuk itu. Dari jumlah yang kami usulkan biasanya paling banyak 50 persen direalisasikan. Tapi itu sudah baik karena bisa lebih meningkatkan dan membantu kinerja OPD di Pemkot Makassar,” lanjutnya.

Hal yang sama dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakhsirie Radjamilo, setiap daerah baru dimintai usulan kebutuhan CPNS. Khusus untuk Sulsel, Pemprov Sulsel mengusulkan kuota sebanyak 2.900 CPNS. Jumlah itu diusul berdasarkan banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun sejak moratorium CPNS diterapkan pemerintah pusat.

Dari angka itu, kuota untuk usulan guru paling banyak yakni sekitar 1.000, tenaga kesehatan sekitar 600-an, dan sisanya tenaga teknis. Usulan kuota CPNS berdasarkan beberapa persyaratan, di antaranya jumlah penduduk, luas wilayah, dan besaran belanja pegawai.

Namun berkaca pada pengalaman-pengalaman sebelumnya, usulan kuota pemerintah daerah nyaris tidak bisa dipenuhi secara keseluruhan. Lebih jauh dikemukakan, total usulan CPNS untuk Sulawesi Selatan sebanyak 18.632 orang. Angka tersebut sudah masuk kuota yang diusulkan Pemprov Sulsel.

Ditambahkan, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono juga sudah memaparkan kebutuhan CPNS di Pemprov Sulsel di depan Kementerian PAN RB.
Kr Jaja memperkirakan, seleksi penerimaan CPNS akan dilaksanakan paling cepat Juli mendatang.

Sumber: Int