Angkutan PASIKOLATA Berakhir, Pemkot Makassar Berupaya Tetap Beroperasi

LiputNews.com – Subsidi dari beberapa organisasi internasional donor (Yayasan BaKTI, UNDP) Pelaksanaan Moda Transportasi Angkutan Antar Jemput Anak Sekolah (PASIKOLA) telah berakhir .

Pemanfaatan armada pete-pete lama ini, yang kemudian direkondisi untuk dimanfaatkan mengantar jemput murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini, Sebelumnya telah mendapat penghargaan di Taiwan yang menyisihkan 200 negara di ajang 2018 Smart City Innovative.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Makassar bersama Yayasan Bakti, UNDP dan Organda melakukan rembuk bersama guna menemukan solusi mengenai persoalan ini.

“Ini aset  bukan milik Pemkot, jadi kami dari Pemkot hanya selaku fasilitator untuk tangani kendala yang selama ini disubsidi International donor sudah habis sejak Mei kemarin, jadi Yayasan Bakti yang handle Mei-Juni,” ungkap Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, Selasa (3/7/2018).

Meski subsidi berakhir, Danny Pomanto mengaku akan tetap berupaya membantu agar Pasikola tetap beroperasi. Alasannya, keberadaan Pasikola sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Jadi kita akan bagi tugas, Yayasan Bakti tugasnya apa, Dishub tugasnya apa, saya tugasnya apa. Salah satunya kita akan coba cari CSR, misalnya Pertamina kalau bisa bantu, siapa tahu bisa dibantu bahan bakar,” ujarnya.

Mengenai besaran biaya, Danny mengatakan hal tersebut bergantung dari hasil kesepakatan pengelola Pasikola yang akan dijajaki formatnya, sopir, dan orang tua siswa.

Mungkin Anda juga menyukai