Pengujung Losari Keluhkan Preman Berkedok Jukir, Patok Tarif 10 Ribu

Penulis : | Editor : edwin

Pengunjung Anjungan Pantai Losari Makassar mengeluhkan adanya pungutan parkir yang dilakukan oknum preman.

Tak tanggung-tanggung juru parkir (jukir) liar ini meminta tarif hingga Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat. Selain itu roda dua atau motor juga tak luput ‘dipalaki’ preman berkedok jukir.

Hal itu diungkapkan salah satu pengunjung inisial ED kepada portalmakassar.com, Selasa (3/7/2018). Ia menceritakan pada Minggu (1 Juli 2018) malam lalu, ia dipalaki jukir per mobil Rp 10.000.

Menurut karyawan swasta ini, kalau parkir sekarang di Anjungan Losari saat turun dari mobil ada yang datang meminta uang parkir.

“Intinya kalau mulai magrib banyakmi yang minta parkir. Dibagian pintu keluar juga sekarang ada jaga yang minta parkir. Saya itu hari kasi uang Rp 5.000, tapi tidak naterima, katanya Rp 10.000,” akunya.

Ditambahkan, jukir ini tidak memiliki karcis. “Tidak ada karcis parkir juga,” ungkapnya.

Senada, Rahmat, mengalami hal sama di salah satu ikon kota Makassar ini. Ia menceritakan dimintai parkir hingga Rp 5.000 per motor. “Padahal biasanya dijaga Satpol PP saat masuk tapi ini sudah tidak ada, jadi jukir manfaatkan minta tarif Rp 5.000,” sambungnya.

Diketahui sebelumnya, Pemkot Makassar telah menerjunkan Satpol PP berjaga di lokasi dari jukir jukir liar yang meresahkan masyarakat. Namun belakangan ‘kendor’ dan kembali pengunjung mulai tidak nyaman dengan dimintai tarif ‘selangit’.

Plt Camat Ujung Pandang, melalui pesan WhatsApp mengaku akan mengkoordinasikan pihak terkait. “Terima kasih, kami akan koordinasikan ke pihak terkait laporan ini,” ujarnya.

 

portalmakassar.com