Alumni SMA dan SMK Belum Jadi Solusi Penurunan Pengangguran di Makassar

Penulis : | Editor : edwin
Kepala Pusat perencanaan dan ketenagakerjaan Kemenaker RI, Drs. Agus Triyanto, AS, MM

Kepala Pusat Perencanaan dan Ketenagakerjaan Kemenaker RI, menyebutkan Sekolah SMA dan SMK di Kota Makassar belum bisa membantu dalam mengurai Pengangguran.

Dirinya menyebut, Kondisi saat di Kota Makassar pengangguran yang meningkat seharusnya Sekolah tingkat atas dan Kejuruan dapat berperan untuk memberikan Pengetahuan sehingga para lulusan nantinya bisa langsung bekerja dan mengembangkan Potensi yang didapatnya.

“Kalau kota makassar sendiri struktur tingkat pengangguran terbuka lebih banyak kepada SMA Umum dan Kejuruan, saya fikir seharusnya para lulusan tersebut bisa langsung dapat bekerja karna mereka telah belajar,” ucap, Drs. Agus Triyanto, AS, MM. Selasa (10/7/2018).

Lanjut dirinya mengatakan seharusnya para Sekolah lebih melakukan pengembangan SDM melalui pelatihan yang berbasis keterampilan sesuai dengan kebutuhan kerja, bukan hanya pada Persoalan penghabisan anggaran semata.

“Melakukan pengembangan SDm melalui pelatihan yang berbasis Diman permintaan kerja tidak hanya melatih menghabiskan anggaran,” tuturnya.

Olehnya itu dirinya, mengajak kepada Kementrian terkait untuk bagaiman pembukaan Kejuruan di tingkat SMA kedepannya sesuai dengan Kebutuhan Pasar bukan sekedar membuka dan menghabiskan sebuah anggaran.

“Kita selalu mengajak kementrian lain Dikbud dan kemenristek dikti untuk bagaimana pembukaan kejuaran itu disesuaikan dengan kebutuhan pasar, saat ini kejuruan tidak kompetibel dengan kebutuhan,” tutupnya.

 

PortalMakassar.com