Mendikbud, Dengan Zonasi PPDB Murid Pintar Tersebar

Penulis : | Editor : edwin

LiputNews.com, Jakarta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan jika penyebaran anak-anak pintar disekolah-sekolah sangat penting, maka dari itu sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dijalankan.

Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu menegaskan anak-anak pintar jangan sampai menumpuk di suatu daerah atau sekolah. Sebaliknya hal yang sama pun berlaku bagi anak-anak yang berasal dari keluarga mampu atau tidak mampu.
“Anak pintar itu penting di semua sekolah, di samping bisa mengembangkan diri lebih leluasa juga mengatrol teman-temannya yang masih tertinggal secara akademik. Bagus sekali dalam membangun rasa kesetiakawanan,” ujar Muhadjir dikutip dari Antara, Selasa (10/7).
Dengan adanya sekolah favorit, telah membuat ketimpangan yang luar biasa dalam dunia pendidikan, menurutnya. “Seharusnya dengan adanya anak dari keluarga kaya dan miskin, maka bisa saling mengisi dan membantu,” tambah Muhadjir.
Sistem zonasi penerimaan siswa baru diatur dalam Permendikbud No 17 tahun 2017 tentang PPDB, yang kemudian disempurnakan lewat Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018. Dari Permendikbud tersebut, kriteria utama dalam PPDB adalah jarak, bukan faktor lain seperti usia atau prestasi.
Menurutnya dengan sistem zonasi ini akan membentuk kesetaraan, dan sistem ini pula bertujuan untuk pemetaan anggara yang lebih baik.