Diduga Keluarkan SKHU Palsu, Danny : SMP KH Dewantara Harus Jalani Proses Hukum

LiputNews.com – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto mengapresiasi pengakuan kepala Sekolah (kepsek) SMP Ki Hajar Dewantara.

Sebelumnya saat di temui di SMP Ki Hajar Dewantara di Jalan Andalas, Latif selaku Kepala Sekolah SMP Ki Hajar Dewantara mengakui bahwa dirinya lalai mengeluarkan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU).

Namun, kelalaian yang di lakukan oleh, Latif membuat 50 Siswa di Sekolah tersebut tidak bisa melanjutkan Pendidikannya lagi di tingkat SMA/SMK, dikarenakan Para Siswa tersebut tidak terdaftar dalam data pusat dan dinas Pendidikan Makassar.
Olehnya itu, Latif harus berurusan dengan pihak Polrestabes kota Makassar dikarenakan Para orang tua dan Siswa tersebut telah melaporkan kejadian tersebut.

Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto Selaku Wali Kota Makassar mengapresiasi atas pengakuan Kepala SMP Ki Hajar Dewantara tersebut, namun dirinya menyebut Proses hukum harus di Jalani.

“Itu kalau dia mengakui semua, tapi masalah hukum tetap harus di Jalani,” ujarnya saat ditemui di Rumah Pribadinya di Jalan Amirullah Makassar, Senin (23/7/2018).

Terkait keterlantaran Para Siswa SMP Ki Hajar Dewantara, dirinya memberikan tugas Kepada Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk bagaimana mencarikan Jalan untuk para Siswa tersebut.

“Keterlambatan anak-anak itu nanti dinas yang carikan jalan keluar seperti apa nantinya,” tutupnya.

Mungkin Anda juga menyukai