Malam Ini Tim SAR Kembali Mengevakuasi 10 Jenazah Korban Lion Air

LiputNewsNews.com – Tim SAR gabungan terus mengevakuasi korban pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Ujung Karawang, Jawa Barat. Malam ini, tim berhasil mengevakuasi korban dalam 10 kantung jenazah, setelah sebelumnya dievakuasi 37 kantong jenazah.

Terminal JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta, ada 10 kantung jenazah yang memuat potongan tubuh korban diturunkan dari KN SAR Basudewa sekitar pukul 19.45 WIB.

Setelah diturunkan dari kapal, kantong jenazah tersebut kemudian dibariskan di atas terpal, lalu diberi label data oleh tim DVI Polri. Seluruh kantong jenazah itu langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Selain korban, kapal Basudewa juga membawa banyak puing pesawat baik dalam ukuran kecil maupun besar. Selain itu juga ada beberapa barang pribadi milik korban.

Sebelumnya tim SAR telah mengirim total 37 kantong jenazah berisi potongan tubuh ke RS Polri dari posko evakuasi di JICT. Sebanyak 24 kantong dikumpukan kemarin, dan 13 lainnya dikumpulkan hingga sore tadi. Ditambah 10 yang baru tiba, maka total 47 kantong jenazah.

“Totalnya hari ini 23, 10 yang turun dari KN SAR Basudewa,” Kasubdit Dokpol Polda Metro Jaya AKBP Sembiring.

Rincian dari 13 kantong jenazah itu pada pukul 15.00 WIB KP Kutilang membawa dua kantung jenazah. Lalu pada pukul 16.23 WIB RIB KPLP membawa satu kantung jenazah. Selanjutnya pada pukul 16.40 WIB KP Karya membawa dua kantung jenazah.

Berselang 10 menit, tepatnya pukul 16.50 WIB KPLP 348 membawa tiga kantung jenazah. Selanjutnya pada pukul 17.20 WIB KPLP 356 mengangkut dua kantung jenazah. Lalu satu kantung jenazah dibawa oleh kapal KPLP 355 pada pukul 17.51 WIB. Setelah itu pada pukul 18.20 WIB kapal IPC SDS 36 mengangkut dua kantung jenazah.

Tim identifikasi di RS Polri menjelaskan kantung jenazah yang sudah diterima kemarin, berisi potongan tubuh, tidak ada korban yang utuh. Polri lalu mengidentifikasi potongan itu melalui data postmortem dan DNA. Data yang didapat lalu dicocokkan dengan data ante mortem keluarga korban.

Mungkin Anda juga menyukai